Tuesday, October 20, 2009

No-idea-named-the-tittle

Mawar.
Lusa kemarin ia melihatmu indah merekah
Merah cemerlang menandakan cinta
Kelopakmu terpangku dengan eloknya

Mawar.
Kemarin hujan..
Apakah airmata sang awan membuat kau rapuh?
Mawar.
Tegarlah.
Ia hanya menangis kemarin
Ia akan datang lagi dan memberi warna pada lazuardi

Mawar.
Hari ini kau hilang..
Ia sunyi. Tak berkata.
Ia tercekat mengatakan beban makna
Mawar.
Katakan aku kontradiktif.
Tetapi apakah kau tahu bahwa tawa renyai miliknya telah kau curi?

2 comments:

  1. love this part :

    Katakan aku kontradiktif.
    Tetapi apakah kau tahu bahwa tawa renyai miliknya telah kau curi?

    ReplyDelete
  2. gw juga suka. itu bagian klimaksnya am. :D

    ReplyDelete